Tuesday, 7 June 2011

MEMAHAT PONDOK USANG. MENYENDIRI LAGI

BEBERAPA hari yang dulu, ada seorang wanita lemah, tapi masih kuat azamnya, memahat kayu-kayan buat membina pondok usangnya. Membina pondok usang di sempadan sebuah mahligai indah, dapatkah kalian merasakan perasaannya. Dia berseorangan membongkok mengangkat kayu, menjengket memasang atap, mengetuk dan memahat, semuanya dilakukannya sendiri, tanpa teman, berseorangan.
Sambil memahat dengan penuh azam, dia memerhati mahligai indah di sempadan tanahnya, indah...memang indah. Tiang seri yang tinggi, bumbung yang gagah, binaan yang kukuh, hiasan begemerlapan, siapa yang memandang pasti terpesona. Dia membayangkan kehidupan di dalamnya, senyum tawa para penghuninya, ketenangan di ruang santai, kegembiraan di ruang tamu, hiruk-pikuk di sana-sini, terbayang di matanya warna-warni penuh ceria menghiasi kehidupan penghuni-penghuni mahligai itu. 

Dia tersentak, pahat ditangan menghentak jari. Sakit dirasa membawanya duduk berehat di kerusi. Mengerling dia pada pondok yang hampir siap, pondok tanpa bilik tanpa ruang, hanya muat untuknya seorang, kerana di situ hanya ada dia, menyendiri, keseorangan.

Berkali-kali lagi dia menatap ke arah mahligai indah di sempadan itu. Mahligai yang dulunya ceria dan hiruk-pikuk, kini dilihatnya suram tanpa cahaya, sunyi tanpa suara, tiada lagi berpenghuni, hampir sama saja dengan pondok usangnya tiada beza, kerana......

...... kerana penghuni mahligai usang itu, kini sedang memahat sebuah pondok usang di sempadan mahligainya, kerana dia sudah tiada berteman lagi, hanya tinggal seorang diri, keseorangan, kesepian, kini dia menyendiri lagi, menyendiri lagi... 

LIRIK : Dadali - Menyendiri Lagi (Di Saat Aku Mencintaimu)



mengapa kau pergi, mengapa kau pergi
di saat aku mulai mencintaimu
berharap engkau jadi kekasih hatiku
malah kau pergi jauh dari hidupku

menyendiri lagi, menyendiri lagi
di saat kau tinggalkan diriku pergi
tak pernah ada yang menghiasi hariku
di saat aku terbangun dari tidurku

reff:
aku inginkan dirimu datang dan temui aku
kan ku katakan padamu aku sangat mencintai dirimu
aku inginkan dirimu datang dan temui aku
kan ku katakan padamu aku sangat mencinta

menyendiri lagi, menyendiri lagi
di saat kau tinggalkan diriku pergi
tak pernah ada yang menghiasi hariku
di saat aku terbangun dari tidurku

repeat reff
semoga engkau kan mengerti tentang perasaan ini
maaf ku telah terbuai akan indahnya cinta
maaf sungguh ku tak bisa untuk kembali padamu
maaf ku telah terbuai akan indahnya cinta

repeat reff
aku inginkan dirimu datang dan temui aku
kan ku katakan padamu aku sangat mencinta

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

AddThis